Jhon LBF Murka dengan Sultan Akhyar, Ancam Polisikan si Tiktokers jika Masih Live Nenek Mandi Lumpur




DuaLipa.id - Sultan Ahyar Pemuda berusia 29 tahun asal Desa setanggor Lombok Tengah ,Nusa Tenggara Barat sedang menjadi sorotan karena konten di tik tok yang tidak biasa yang mengorbankan nenek dan kakeknya mandi lumpur. 

Demi mendapatkan atensi hingga meminta koin dari warganet hingga menjadi pro kontra pengusaha John lbf merasa mirip dengan tindakan yang dilakukan tiktok curse tersebut yang mengaku merasa marah saat pertama kali melihat konten Sultan Akhyar yakni melakukan live di tiktok sembari neneknya mandi lumpur hanya demi mendapatkan gift.

John menambahkan langsung menghubungi Sultan Akhyar untuk mengajaknya bekerja di perusahaannya dibanding membuat konten mengemis di tik tok, namun Sultan Akhyar malah membalas pesan John dengan meminta uang senilai 200 juta rupiah. Sultan beralasan uang itu akan digunakan untuk melunasi utang warga di desanya yang memang sudah rutin ikut live ,bahkan mengantre demi mendapatkan giliran. 

Menanggapi permintaan Sultan akhyar itu John lbf pun akhirnya bertemu langsung dengan sultan, dalam pertemuan itu John mengatakan bahwa dirinya sebenarnya memikirkan masa depan Sultan, pengusaha yang juga aktif sebagai konten kreator itu juga akan menanggung semua biaya transportasi dari Lombok. 

Dia juga akan tetap mendukung seandainya Sultan tetap ingin bermedia bermain media sosial sembari bekerja di perusahaan miliknya, Sultan akhyar sendiri menjelaskan konten yang dibuatnya hanya sekedar akting semua video yang dibuat hanya sekedar akting hal itu juga diakui oleh nenek bernama raimin yang ikut bersamanya.

Saat itu nenek raimin bahkan mengaku konten itu pun dibuat atas dasar keinginannya sendiri, Sultan Akhyar kemudian mengaku uang yang didapatkannya dalam konten nenek maksud kami dalam konten nenek mandi lumpur itu digunakan untuk membantu warga sekitar. 

Namun John tampaknya sudah sangat marah sebagai orang yang mengaku sangat memuliakan sang ibunda, John lbf merasa sangat kesal dengan konten tersebut John bahkan tidak main-main memperingatkan Sultan akhyar agar menghentikan kontennya itu, jika tidak ya bahkan dengan tegas akan melaporkannya ke pihak berwajib. 

Sementara itu untuk diketahui kepolisian daerah Nusa Tenggara Barat ternyata telah menelusuri konten ini Kabid humas Polda NTB Kombes arttanto menjelaskan pihaknya menyelidiki konten ini demi terciptanya ketertiban dan keamanan di wilayahnya, Hartanto juga berharap warga bisa lebih cerdas dalam menggunakan media sosial sehingga tidak menimbulkan kegaduhan. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url